PutroWayang.com

Silaturahmi ke Rumah Sasongko – eps1

Alhamdulillah tim putrowayang.com diperkenankan berkunjung ke Rumah Sasongko di semarang, tim berangkat hari jumat jam 23:00, 28 Juli 2017, menggunakan kereta api dari stasiun pasar senen menuju stasiun poncol semarang dan sampai di statiun poncol semarang jam 6:00 pagi, 29 Juli 2017.

sambil menunggu kehadiran Pak Agung (Salah satu tokoh di Rumah Sasongko) menjemput tim putrowayang.com, kami menikmati suasana pagi semarang yang belum mulai terlalu banyak aktivitas, sekitar 15 menit akhirnya pak Agung datang dan kami langsung melanjutkan perjalanan. Sebelum menuju rumah dari Pak Agung kita semua diajak sarapan pagi, di sekitaran pusat kota semarang.

Selesai menyantap soto, kami langsung diskusi dan banyak sekali pertanyaan yang kami tanyakan kepada Pak Agung khususnya tentang konsep dari inkubator bisnis Rumah Sasongko, banyak pertanyaan yang kami ajukan kepada beliau dan akhirnya selesai sarapan dan diskusi kami langsung menuju rumah Pak Agung untuk bersih-bersih dan agenda berikutnya tim putrowayang.com diajak mendatangi langsung beberapa tempat usaha yang ada didalam Jaringan Rumah Sasongko atau mereka menyebutnya dengan JRU (Jaringan Rumah Usaha), diantaranya adalah.

Usaha blangko undangan yang didistribusikan ke hampir seluruh Indonesia

Salah satu dari industri digital kreatif yang kami kunjungi

Kami mengunjungi banyak tempat usaha, mulai dari industri percetakan hingga industri digital creative milik teman-teman yang ada didalam rumah sasongko.

Percetakan blangko undangan

Gallery pemesanan undangan

Baru beberapa tempat kami sudah mendapatkan banyak pelajaran yang bisa kami ambil disini, yaitu mengenai mental dari manusia itu sendiri dan bagaimana bisnis itu adalah tentang bagaimana kita menjadi bermanfaat kepada sesama dan tidak hanya memikirkan sepasang kata “keuntungan dan kerugian”, tapi ada faktor lain yang kami dipelajari disini, yaitu tentang bagaimana menjadi sadar bagaimana membangun mental tim, mendidik mereka juga untuk ikut berkembang dan bahkan mereka diajarkan juga untuk bisa mandiri sendiri dan mengembangkan usahanya masing-masing dan terus berkelanjutan.

Artikel ini masih jauh dari harapan tapi semoga dari artikel yang simple ini pembaca juga bisa ikut merasakan emosi kebersamaan yang kami rasakan di rumah sasongko dan bisa menduplikasi kelingkungan terdekat. Oiyaa, jangan lupa baca artikel selanjutnya, sebelum ke rumah sasongko di daerah gombel kami berkunjung ke Redsugarstudio.com pembuat kartun soekirman 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *